Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

Kamis, 19 Mei 2011

Cara memberi efek Garis Vektor pada Foto



langkah 1:


permulaanCari Foto di internet atau gunakan salah satu Foto dari milik muSaya Mengunakan salah satu foto yang ada di internet yang menurut saya cocok untuk Tutorial ini.saya
sarankan mengambil foto yang Resolusinya tinggi, karena akan mempermudah untuk menghapus Latar belakangnya.Buka Photoshop dan click on file -> open untuk membuka foto. Saya Gunakan Polygonal lasso tool and the Eraser tool.gunakan apapun menurut selera kamu


saya sarankan kamu tahu bagaimana cara menggunakan Polygonal lasso tool and the Eraser tool. di
photoshop, jika tidak buka dulu Postingan saya Tentang Fungsi Toolbox Photoshop


Setelah itu, go to file -> new buat buat dokumen baru dengan ukuran sesuka kamu

Saya menggunakan ukuran 1024 x 768 px dengan resolusi 72 p/inch. Sekarang copy paste foto tersebut
(tanpa background) atur Posisi yan Menurut Kamu Cocokt. Sekarang isi (fill) background dengan warna terang, Saya Menggunakan warna oranye (#ffb61

langkah 2: Tune Gambar

Supaya gambar tidak terlihat palsu atau Aneh karena
gambar asli tidak mempunyai warna oranye banyak.Kita ubah itu ini supaya jadi lebih baik. Duplicate Foto kamu click kiri dilayer dan move it to the “new” icon dibawah ini


sekarang pilih Foto Asli dan go to filter -> Blur -> Gaussian Blur.

Saya Menggunakan 5 pixels.


Go to your layer blending mode dan klik on “Overlay”. gunakan Opacity sekitar 50%.


Terlihat lebih baikkan? Sekarang click di foto asli dan ke

blending options. Klik drop shadow dan gunakan settingan berikut:

Langkah 3: Memberikan Efek

Ok sekarang siap di beri efek :) Create a new layer, pindah ini ke belakang foto dan kamu gunakan Line Tool (U) untuk menggambar garis diagonal.

saya gunakan 18 px weight dengan warna yang lebih terang dari background.
Now go to Edit -> Transform -> Warp dan mulai memindahkan partisi sampai kamu memperoleh bentuk hebat yang menurut kamu bagus.


ulang langkah ini 3 kali. warna semua baris sesuka kamu.

saya menggunakan lebih gelap dan lebih terang dari warna oranye.. Sekarang kamu duplicate
3 layers kamu punya 6 baris berbeda
.


langkah 4: koordinat kutub

untuk langkah ini, kamu harus salin semua lapisan ( keep the original one) dan Gabung (merge) CTRL + E . kemudian go to filter -> distort -> polar coordinates.

Gunakan Rectangular to Polar.


Sekarang atur posisi dan putar sesuai selera kamu

Untuk Membuat effect terlihat3D, Saya duplicated

layers yan asli dan tempatkan diatas Foto kita.


langkah 5: Finishing

langkah terakhir penyelesaian foto , saya menciptakan asap dan lengkungkan efek dengan brush tool and buat efek kilat. dan selesai sudah.Mungkin Kalian Akan membuat lebih bagus dari saya. Thanks
Beriakan Komentar Ya. Thanks again!
Baca Selanjutnya.. - Cara memberi efek Garis Vektor pada Foto

Nurdin Halid Ternyata Mirip Freddie Mercury

Sesekali coba perhatikan wajah Ketua Umum PSSI Nurdin Halid. Bandingkan wajahnya dengan rockstar Freddie Mercury, vokalis grup band legendaris Queen dari Britania Raya. Ada kemiripan di sana.

Malah, bisa dikatakan keduanya bagai pinang dibelah dua. Tengok saja, mulai dari kumisnya, senyumnya, tatapan matanya, dan model rambutnya. Mereka nyaris serupa bukan? Perbedaannya mungkin hanya warna kulit dan gigi tonggos yang jadi ciri khasnya Freddy.

Freddie Mercury dikenal sebagai vokalis band rock yang eksentrik dan fenomenal. Vokalnya kuat dan mampu menjangkau nada-nada tinggi. Tidak ada yang membantah, Freddie mampu menggetarkan dan membius siapa saja yang mendengarkannya menyanyi.

Ia juga dikenal sebagai penulis lagu-lagu berkualitas. Bahkan, sejumlah kritikus musik dunia menilai bahwa karya-karyanya abadi sepanjang zaman. Misalnya, Love of My Life atau We Are The Champion yang hingga kini masih dikumandangkan disetiap akhir kompetisi akbar di seluruh dunia.


Freddie meninggal dunia pada 24 November 1991. Sebelum meninggal ia telah divonis mengidap AIDS. Kendati begitu, Fredie tetaplah Freddie, rockstar yang mengguncang jagad musik dunia. Ia tidak pernah kehilangan penggemarnya dan selalu diingat sepanjang masa.

Nurdin Halid juga tak kalah fenomenal dengan 'saudara kembarnya' itu. Nurdin terpilih sebagai Ketua Umum PSSI pada 2003. Ia pernah menjalankan kepemimpinannya itudari balik teralis penjara.

Meskipun di masa kepemimpinannya PSSI belum menorehkan prestasi, tidak ada yang bisa menggantikannya hingga sekarang. Bahkan, pemerintah tidak punya taring untuk membuatnya lengserdari jabatannya.

Nurdin dan Freddie, memang mereka si kembar yang fenomenal meskipun dunia yang digelutinya berbeda. Anda setuju? Terserah Anda sih menilainya.
Baca Selanjutnya.. - Nurdin Halid Ternyata Mirip Freddie Mercury

Rabu, 18 Mei 2011

4 Astronom Indonesia Jadi Nama Asteroid

Himpunan Astronomi Internasional atau International Astronomical Union (IAU) memberikan penghargaan bagi dunia astronomi di Indonesia. Empat nama astronom asal Indonesia yang pernah mengelola Observatorium Bosscha di Bandung diabadikan sebagai nama asteroid.

Berdasarkan data di International Astronomical Union yang bisa diakses di www.cfa.harvard.edu/iau/lists, ada 4 nama asteroid yang menggunakan nama astronom Indonesia. Keempatnya adalah 12176, 12177, 12178, dan 12179.

Asteroid tersebut sebenarnya ditemukan pada tanggal 16 Oktober 1977 dalam program Palomar-Leiden Trojan Survey. Penemunya adalah suami istri Cornelis Johannes van Houten dan Ingrid van Houten-Groeneveld.

Nama astronom Indonesia yang digunakan adalah Bambang Hidayat yang pernah menjabat wakil presiden IAU pada tahun 1994-2000. Berkat tambahan namanya, kini asteroid 12176 disebut 12176 Hidayat/3468 T-3.

Selain Bambang, nama Moedji Raharto, mantan Kepala Observatorium Bosscha tahun 1999-2004 juga digunakan untuk menamai asteroid 12177. Kini, asteroid tersebut menjadi 12177 Raharto/4074 T-3.

Sementara, asteroid 12178 kini menjadi 12178 Dhani/4304 T-3, sesuai dengan nama ahli Fisika Matahari Dhani Hendrawijaya yang pernah menjabat sebagai direktur Observatorium Bosscha pada tahun 2004-2006.

Terakhir, nama Taufiq Hidayat, direktur Observatorium Bosscha tahun 2006-2010 digunakan untuk menamai asteroid 12179. Sekarang, nama asteroid tersebut menjadi 12179 Taufiq/5030 T-3.

Menurut situs Langitselatan.com yang dikelola salah satu peneliti di Bosscha, Avivah Yamani, bukan kali ini saja, para astronom di observatorium tersebut mendapat kehormatan dari IAU. Sejak zaman Belanda, para mantan kepala Observatorum Bosscha maupun astronom Indonesia pun digunakan dalam penamaan benda-benda langit.

Asteroid adalah benda yang lebih kecil dari planet tetapi lebih besar dari meteoroid. Asteroid berbeda dengan komet sebab tidak memiliki ekor atau koma. Asteroid pertama yang ditemukan adalah Ceres, pada tahun 1801.
Baca Selanjutnya.. - 4 Astronom Indonesia Jadi Nama Asteroid

Bagaimana membuktikan bahwa Bumi mengelilingi Matahari, dan bukan sebaliknya?

Pada awal perkembangan sains, orang-orang seperti Copernicus, Kepler, Galileo & Newton berpendapat bahwa alangkah lebih baik (untuk menjelaskan), lebih mudah (secara matematika) & lebih elegan (secara filosofis) bahwa Matahari berada di pusat, sementara Bumi & planet-planet berputar mengelilingi Matahari. Semua punya penjelasan yang memuaskan, secara teori untuk mengatakan hal itu.

Sampai sekarang, pelajaran SMU fisika pun memberikan penjelasan yang jelas & memuaskan, bahwa memang demikian ada-nya. Massa matahari yang jauh lebih besar daripada planet-planet membuat planet-planet harus tunduk pada ikatan gravitasi Matahari, sehingga planet-planet tersebut bergerak mengitari Matahari sebagai pusat. Demikian dari hukum Gravitasi Newton.

Perumusan matematika-nya secara gamblang dan jelas dijelaskan oleh perumusan Kepler, hanya karena Matahari yang menjadi pusat sistem.

Kalau memang begitu ada-nya dan tidak percaya, bagaimana membuktikannya? Gampang, terbang saja jauh-jauh dari sistem tata surya ke arah kutub, dan lihatlah bagaimana Bumi beserta planet-planet bergerak mengitari Matahari. Tentu saja ini adalah pernyataan yang bersikap humor. Tapi ini memang menjadi pertanyaan penting, bagaimana membuktikannya?
Bapak-bapak yang telah disebutkan tadi, tentu saja mempunyai pendapat yang berlaku sebagai hipotesa, dan harus bisa dibuktikan melalui pembuktian yang teramati/eksperimentasi. Apabila eksperimen berkesesuaian dengan hipotesa, maka hipotesa diterima dan itu menjadi teori. Bukankah demikian?

Baik, sekarang bagaimana membuktikannya? Satu-satu-nya cara membuktikan fenomena langit adalah melalui ilmu astronomi, yaitu ketika pengamatan dilakukan pada benda-benda langit lalu memberikan penjelasan ilmiah tentang apa yang sebenar-nya terjadi disana.
Tentu tidaklah mudah memberikan bukti yang langsung bisa menjelaskan secara cespleng bahwa Bumi berputar mengitari Matahari, bukankah lebih mudah mengatakan kebalikannya? Tapi seperti yang telah disampaikan, itu akan menjadi tidak baik, tidak mudah dan tidak elegan untuk menyatakan demikian. Ternyata dari pengamatan astronomi menunjukkan bahwa memang Bumi yang mengitari Matahari. Tidak percaya?

Bukti pertama, adalah yang ditemukan oleh James Bradley (1725). Pak Bradley menemukan adanya aberasi bintang.

Apa itu aberasi bintang? Bayangkan kita sedang berdiri ditengah-tengah hujan, dan air hujan jatuh tepat vertikal/tegak lurus kepala kita. Kalau kita menggunakan payung, maka muka & belakang kepala kita tidak akan terciprat air bukan? Kemudian kita mulai berjalan ke depan, perlahan-lahan & semakin cepat berjalan, maka seolah-olah air hujan yang tadi jatuh tadi, malah membelok dan menciprati muka kita. Untuk menghindari-nya maka kita cenderung mencondongkan payung ke muka. Sebetulnya air hujan itu tetap jatuh tegak lurus, tetapi karena kita bergerak relatif ke depan, maka efek yang terjadi adalah seolah-olah membelok dan menciprat ke muka kita.

Demikian juga dengan fenomena aberasi bintang, sebetulnya posisi bintang selalu tetap pada suatu titik di langit, tetapi dari pengamatan astronomi, ditemukan bahwa posisi bintang mengalami pergeseran dari titik awalnya, pergeseran-nya tidak terlalu besar, tetapi cukup untuk menunjukkan bawha memang sebenar-nya lah bumi yang bergerak.
Mari kita tinjau Gb.1.
Efek Aberasi Bintang
Aberasi terjadi jika pengamat adalah orang yang berdiri ditengah hujan, dan arah cahaya bintang adalah arah jatuhnya air hujan. Kemudian pengamat bergerak tegak ke muka, tegak lurus arah jatuhnya hujan. S menyatakan posisi bintang, E posisi pengamat di Bumi. Arah sebenarnya bintang relatif terhadap pengamat adalah ES, jaraknya tergantung pada laju cahaya. Kemudian Bumi BERGERAK pada arah EE’ dengan arah garis merepresentasikan lajunya. Ternyata pengamatan menunjukkan bahwa bintang berada pada garis ES’ alih-alih ES, dengan SS’ paralel & sama dengan EE’. Maka posisi tampak binang bergeser dari posisi sebenarnya dengan sudut yang dibentuk antara SES’.Jika memang Bumi tidak bergerak, maka untuk setiap waktu, sudut SES’ adalah 0, tetapi ternyata sudut SES’ tidak nol. Ini adalah bukti yang pertama yang menyatakan bahwa memang Bumi bergerak.

Bukti kedua adalah paralaks bintang. Bukti ini diukur pertama kali oleh Bessel (1838). Paralaks bisa terjadi jika posisi suatu bintang yang jauh, seolah-olah tampak ‘bergerak’ terhadap suatu bintang yang lebih dekat. (Gb.2). Fenomena ini hanya bisa terjadi, karena adanya perubahan posisi dari Bintang akibat pergerakan Bumi terhadap Matahari. Perubahan posisi ini membentuk sudut p, jika kita ambil posisi ujung-ujung saat Bumi mengitari Matahari. Sudut paralaks dinyatakan dengan (p), merupakan setengah pergeseran paralaktik bilamana bintang diamati dari dua posisi paling ekstrim.
Paralaks Bintang
Bagaimana kita bisa menjelaskan fenomena ini? Ini hanya bisa dijelaskan jika Bumi mengitari Matahari, dan bukan kebalikannya.Bukti ketiga adalah adanya efek Doppler.

Sebagaimana yang telah diperkenalkan oleh Newton, bahwa ternyata cahaya bisa dipecah menjadi komponen mejikuhibiniu, maka pengetahuan tentang cahaya bintang menjadi sumber informasi yang sahih tentang bagaimana sidik jari bintang (baca tulisan saya tentang ‘fingerprint of the star’) . Ternyata pengamatan-pengamatan astronomi menunjukkan bahwa banyak perilaku bintang menunjukkan banyak obyek-obyek langit mempunyai sidik jari yang tidak berada pada tempat-nya. Bagaimana mungkin? Penjelasannya diberikan oleh Bpk. Doppler (1842), bahwa jika suatu sumber informasi ‘bergerak’ (informasi ini bisa suara, atau sumber optis), maka terjadi ‘perubahan’ informasi. Kenapa bergeraknya harus tanda petik? Ini bisa terjadi karena pergerakannya dalah pergerakan relatif, apakah karena pengamatnya yang bergerak? Atau sumber-nya yang bergerak?

Demikian pada sumber cahaya, jika sumber cahaya mendekat maka gelombang cahaya yang teramati menjadi lebih biru, kebalikannya akan menjadi lebih merah. Ketika Bumi bergerak mendekati bintang, maka bintang menjadi lebih biru, dan ketika menjauhi menjadi lebih merah.
Disuatu ketika, pengamatan bintang menunjukkan adanya pergeseran merah, tetapi di saat yang lain, bintang tersebut mengalami pergeseran Biru. Jadi bagaimana menjelaskannya? Ini menjadi bukti yang tidak bisa dibantah, bahwa ternyata Bumi bergerak (bolak-balik – karena mengitari Matahari), mempunyai kecepatan, relatif terhadap bintang dan tidak diam saja.
Dengan demikian ada tiga bukti yang mendukung bahwa memang Bumi bergerak mengitari matahari, dari aberasi (perubahan kecil pada posisi bintang karena laju Bumi), paralaks (perubahan posisi bintang karena perubahan posisi Bumi) dan efek Doppler (perubahan warna bintang karena laju Bumi).

Tentu saja bukti-bukti ini adalah bukti-bukti ILMIAH, dimana semua pemaknaan, pemahaman dan perumusannya mempergunakan semua kaidah-kaidah ilmiah, masuk akal dan ber-bobot kebenaran ilmiah. Apakah memang demikian adanya? Seperti yang ungkapkan, sampai detik ini belum ada teknologi yang bisa membuat kita bisa terbang jauh-jauh ke luar angkasa, sedemikian jauhnya sehingga bisa melihat memang begitulah yang sebenarnya. Tetapi, pembuktian metode ilmiah selama ini cukup sahih untuk menjawab banyak ketidak-pahaman manusia tentang posisi-nya di alam. Dan bukti-bukti yang telah disebutkan tersebut cukup untuk menjadi landasan untuk menjawab bahwa memang Bumi mengitari Matahari; dari pengetahuan Bumi mengitari Matahari, banyak hal-hal yang telah diungkap tentang alam semesta ini, sekaligus menjadi landasan untuk mencari jawab atas banyak hal yang belum bisa dijawab pada saat ini. [langitselatan.com]
Baca Selanjutnya.. - Bagaimana membuktikan bahwa Bumi mengelilingi Matahari, dan bukan sebaliknya?

Akhirnya Misteri Kematian Yuri Gagarin Diungkap

Kantor Berita RIA-Novosti Angkasawan Uni Sovet Kapten Yuri Gagarin sebelum penerbangannya ke angkasa luar yang menjadi pertama kali dalam sejarah manusia (Baikonur, 12 April 1961)
REALITY CENTRE - Setelah lebih dari 40 tahun diliputi misteri, hari Jumat (8/4/2011)  Pemerintah Rusia mengungkapkan dokumen arsip rahasia menyangkut tewasnya manusia pertama yang mengitari orbit bumi, Yuri Gagarin. Gagarin tewas saat pesawat jet yang dia kemudikan jatuh pada 27 November 1968 atau tujuh tahun setelah ia mencatat sejarah.

Arsip kepresidenan yang ditandatangani Presiden Uni Soviet pada masa itu, Leonid Brezhnev, dan diberi kode "mutlak rahasia" dibacakan pejabat teras arsip Istana Kremlin, Alexander Stepanov, dalam jumpa pers di Moskwa.

Arsip itu mengungkapkan, sebuah komisi pada era Uni Soviet menyimpulkan pada 28 November 1968—sehari setelah musibah menimpa Gagarin—bahwa penyebab tewasnya Gagarin adalah pesawat jetnya terlalu tajam bermanuver saat menghindari sebuah balon cuaca. Alasan lain—tetapi ini kurang diyakini—adalah menghindar masuk batas teratas lapisan awan.

Stepanov mengungkapkan, pada saat itu bermunculan berbagai spekulasi mengenai penyebab tewasnya Gagarin. Spekulasi itu termasuk tuduhan sabotase atau konspirasi yang diduga dilakukan Brezhnev, yang merasa "tersaingi" atau kalah populer dengan kosmonot pertama ini.

"Semoga diungkapkannya arsip ini akan menghilangkan berbagai spekulasi yang beredar di Rusia atau di dalam buku-buku 'sejarah semu' yang pernah terbit," kata Stepanov.

Setengah abad Gagarin

Pengungkapan arsip rahasia Istana Kremlin itu dilakukan dalam rangka memperingati setengah abad keberhasilan Gagarin melakukan penerbangan pesawat berawak manusia pertama mengelilingi orbit bumi selama 108 menit pada 12 April 1961.

Keberhasilan Gagarin di ruang angkasa itu juga dianggap sebagai simbol "kemenangan" Uni Soviet atas Amerika Serikat dalam "perlombaan" di ruang angkasa pada masa Perang Dingin.

Menurut arsip tersebut, manuver yang dilakukan Gagarin atau kopilotnya, Vladimir Seryogin, menyebabkan pesawat jet itu dalam "kondisi superkritis sehingga pesawat (mengalami) stall pada saat kondisi meteorologis yang kompleks".

Dalam rangka peringatan 50 tahun keberhasilan Gagarin pekan depan, Rusia juga meluncurkan pesawat ruang angkasa Soyuz, Selasa lalu. Pesawat berawakkan dua orang Rusia, kosmonot Alexander Samokutyaev dan Andrei Borisenko, serta seorang astronot AS, Ronald Garan.

Hari Kamis atau dua hari setelah melakukan perjalanan, kapsul TMA-21 yang diukir dengan gambar Gagarin itu berhasil melakukan docking (merapat) ke Stasiun Ruang Angkasa Internasional (ISS) pada saat stasiun itu sedang mencapai orbit di atas Pegunungan Andes, Cile.

Misi Rusia di ISS itu juga menandai sudah berakhirnya masa-masa Perang Dingin seperti yang terjadi pada masa lalu.

Peluncuran Soyuz juga dilakukan di Kosmodrom Baikonur di Kazakhstan, lokasi yang sama Gagarin terbang dalam misi ruang angkasa bersejarah pada 12 April 1961.

Misi kali ini memang menjadi bagian utama perayaan peringatan keberhasilan Gagarin, yang diprakarsai Presiden Rusia Dmitry Medvedev.

Hari Kamis lalu, berbicara dalam kaitan peringatan yang sama, Perdana Menteri Vladimir Putin mengungkapkan, Rusia akan meningkatkan upaya mereka untuk melakukan eksplorasi pada sistem matahari pada dekade mendatang.

Putin juga mengatakan akan meningkatkan aktivitas ruang angkasa mereka dari semula 40 persen dari seluruh aktivitas ruang angkasa yang dilakukan dunia menjadi 50 persen dalam waktu dekat.

Proyek ruang angkasa Soyuz dalam waktu dekat juga akan menjadi proyek ruang angkasa satu-satunya yang melibatkan pengiriman manusia ke ISS.

Pesawat ulang-alik AS, Endeavour, direncanakan mengangkasa akhir bulan ini dengan membawa sejumlah eksperimen fisika untuk stasiun ruang angkasa itu. Atlantis akan menutup program ulang-aliknya pada musim panas mendatang.

Menunggu sampai ada perusahaan swasta menangani pengangkutan dari dan ke stasiun ruang angkasa, NASA untuk sementara akan membayar agen ruang angkasa Rusia untuk mengerjakannya, melalui Soyuz
Baca Selanjutnya.. - Akhirnya Misteri Kematian Yuri Gagarin Diungkap

Mie Unik Berbentuk Celebrity










Baca Selanjutnya.. - Mie Unik Berbentuk Celebrity

Selasa, 17 Mei 2011

Lebih Dari 11 Tahun, FBI Belum Mampu Memecahkan Sandi Ini

Apakah Anda memiliki otak yang encer dan pandai memecahkan sandi? Jika iya, maka mungkin Anda dapat membantu Badan Investigasi Federal (FBI) Amerika Serikat untuk memecahkan sebuah sandi pembunuhan.

Menurut laman MSNBC, sudah lebih dari 11 tahun FBI berusaha untuk memecahkan sandi yang menyimpan misteri pembunuhan seorang pria di kota St. Louis, negara bagian Missouri, Amerika Serikat.

Misteri ini dimulai pada 30 Juni 1999, saat Ricky McCormick, 41, ditemukan tewas terbunuh di rumahnya. Di dalam celana McCormick ditemukan dua lembar kertas bertuliskan huruf-huruf acak yang diduga merupakan sebuah sandi.

Tim pemecah kode FBI telah berusaha mati-matian untuk memecahkan sandi tersebut, namun mereka belum mendapatkan jawabannya. Hingga kini, tidak ada satupun tersangka yang ditangkap terkait pembunuhan ini.

"Kami sangat pandai dalam memecahkan sandi. Namun, dalam kasus ini kami membutuhkan bantuan," ujar Dan Olson, kepala badan Pemecahan Kode FBI.

"Pemecahan kode ini akan dapat mengungkap keberadaan korban sebelum dia tewas dan dapat mengungkap seluruh misteri pembunuhan ini," lanjut Olson lagi.

Olson mengatakan bahwa sandi yang ditemukan oleh FBI pada jasad McCormick dibuat dalam format yang tidak pernah mereka lihat sebelumnya.

Menurut catatan FBI, McCormick tidak lulus SMA namun dia dikenal sebagai seorang jenius otodidak. Anggota keluarganya mengatakan McCormick kerap menggunakan tulisan-tulisan sandi sejak kecil, namun tidak ada yang mengetahui apakah ada yang mengerti maksud sandi-sandi tersebut.

FBI meyakini catatan sandi berisikan lebih dari 30 baris kata tersebut dibuat McCormick tiga hari sebelum kematiannya. Inilah sandi yang membuat FBI pusing:



FBI berharap jika ada yang dapat memecahkan sandi tersebut, dapat menghubungi mereka di alamat :

FBI Laboratory
Cryptanalysis and Racketeering Records Unit
2501 Investigation Parkway
Quantico, VA 22135
Attn: Ricky McCormick Case

Baca Selanjutnya.. - Lebih Dari 11 Tahun, FBI Belum Mampu Memecahkan Sandi Ini
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...